…..a little story…..

Tepat 1 tahun yang lalu..

Ku mulai tertarik melihat semua kepolosan yang ada dirinya

Matanya..aura mukanya..semua hal yang ada pada dirinya..

Hanya 10 menit ku melihatnya tapi sangat berkesan..

Ya..ia bernama Satria..

Sesosok tersebut ntah mengapa sangat menarik hatiku..

Sebenarnya dia sangat biasa, tak seistimewa itu..

Hanya seperti anak daerah yang polos

Akan tetapi ntah mengapa kepolosan dari air mukanya sangat menarik..

Kutak pernah jumpa dengannya selama sekitar 2 bulan..

Kupun tak pernah memikirkannya selama itu..

Sampai suatu hari kumelihat sosoknya di sekitarku..

Hingga ku teringat dan terbawa ingatan ku ketika pertama kali ku melihat dirinya..

Ku amat senang akhirnya melihat dirinya

Setelah hari dimana aku melihat sosoknya kembali..

Jujur ku mulai memperhatikannya.. ku mulai sadar dia ada disekitarku..

Mulai mengenali  sosok itu dari kejauhan..

Pakaian yang dipakainya..

Asesoris yang sering dia pakai…

Dan keberadaannya menjadi sesuatu yang ku cari..

Namun waktu itu ku bingung apa namanya yang aku alami..

Tapi yang kutau saat ku bisa melihat sosoknya melintas..

Ataupun ku hanya melihatnya dari jauh..

Asalkan ku bisa melihat wajahnya..

Hatiku merasa sangat senang..

Hari-hari pun terus berlalu

Hingga sebuah kesempatan datang..

Kesempatan yang membuatku mulai mengenal sosok itu lebih dalam..

Kami pun berkenalan..

Saya Suci..

Saya Satria..

Perkenalan tidak formal ..

Hanya suasana kegiatan yang sedang kami dijalani memang terkesan membuat formal perkenalan kami..berkenaan peran yang dimainkan masing-masing dari kami..

Kami sedikit mengobrol saat itu..

Aku pun mulai sedikit mengenalnya..

Ternyata dia sangat humoris..

Bahkan mungkin bagi orang lain hal tersebut tak terdengar lucu..

Tapi saat itu terasa sangat lucu dan sejujurnya diriku cukup terhibur dengan semua humornya..

Di masa itu ku juga mulai tau jika ia sudah ada yang memiliki..

Huh.. pikirku.

Tapi saat itu aku tak sedih..tak marah..dan tak menyesali apa yang sudah aku rasakan selama ini..

Yang ku tau aku sangat senang dengan hanya melihat wajahnya yang bagiku sangat polos dengan air muka yang sangat membahagiakan jika ku pandang..

Ntah apa yang direncanakan Tuhan..

Kesempatan lain datang ,,,

Kali ini membuatku lebih dalam mengenalnya..

Kesempatan kali ini benar-benar membuat ku mengenalnya..

Membuatku mulai sering berkomunikasi dengannya..

Mulai mengenali suaranya..

Mulai mengenali sosoknya dari kejauhan..

Mulai mengetahui kebiasaanya..

Mulai mengenali kebaikannya..

Mulai mengenali masa lalunya sedikit-demi sedikit..

Mulai mengetahui ternyata dia adalah seorang pria yang sangat menyayangi keluarganya..

Dan..

Dalam diriku mulai menyeruak rasa suka yang lebih dalam pada sosok itu..

Akan tetapi hanya suka titik akan tetapi lebih tebal dari sebelumnya.

Semenjak itu ku sering berkomunikasi dengan dirinya..

Lewat dunia maya maupun dunia nyata..

Mulai bercanda..

Mulai saling bercerita..

Mulai saling sedikit terbuka mengenai kehidupan masing-masing..

Dan tawanya mulai terasa amat membahagiakan..

Ntah sejak kapan..

Dengan hanya melihat wajahnya..

Melihat sosoknya..

Melihat pundak dan pungggungnya..

Dapat meredakan

Segala kesedihan..

Segala amarah..

Segala kesenduan yang kurasakan..

Sosok itu menjadi booster tersendiri bagiku..

Sehingga jika merasa sedih ataupun memiliki perasaan negative mengenai apapun..

Ntah mengapa aku menjadi terbiasa mencari sosok itu..

Walau dari kejauhan..

Kupandangi sekilas wajahnya..sosoknya..

Perasaan tenang mulai merasuki..

Menghapus segala emosi negatifku dalam jangka waktu beberapa detik…

Hubunganku dengan satria semakin berlanjut..

Ya berlanjut bukan ke arah hubungan ‘teman spesial’

Tapi seperti kakak dan adik..

Akupun mulai sering mengeluh padanya..

Mulai sering meluapkan semua emosi yang kurasakan padanya..

Menunggu setiap nasihat yang terlontar dari bibirnya..

Menunggu setiap reaksi yang diberikan olehnya mendengar segala cerita beserta keluh kesahku..

Begitupun dengan dia..

Kutak tahu apa yang dia rasakan dan pikirkan..

Yang kutahu diapun bercerita mengenai masalah2nya..

Becerita kisahnya dengan pacarnya..

Bercerita tentang sosok pacarnya yang berada nun jauh di sebrang pulau jawa..

Berkeluh kesah mengenai masalah2 dengan pacarnya..

Aku tak cemburu..

Aku tak marah dia bercerita tentang pacarnya..

Aku tak keberatan..

Belum ,,

Belum saatnya aku merasa keberatan dan belum merasa marah serta cemburu..

–To Be Continue–

About duniakecilfitri

just ordinary people
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s